Tuhan-Tuhan Digital

Dibaca 32 kali | Diupdate pada 29/07/2017 11:18

Dewasa ini kebutuhan manusia akan hasil rekayasa teknologi semakin tidak terbendung lagi, hampir semua lapisan masyarakat sudah tidak asing lagi dengan hasil produk manifestasi dari teknologi yang dibuat oleh manusia yang juga diperuntukkan untuk kepentingan manusia pada umunya. Pada mulanya teknologi diciptakan untuk mempermudah kehidupan manusia dalam menjalani segala macam aktivitas serta rutinitasnya sehari-hari, banyak penemuan-penemuan yang berhasil diciptakan oleh para ilmuwan seperti penemuan mesin uap oleh James Watt yang dijadikan dasar perkembangan teknologi di dunia industri maupun otomotif yang ada saat ini.

             

Teknologi terus mengalami perkembangan yang sangat signifikan dan kompleks dimana para inovator dibidang teknologi di abad milenium kedua ini memperluas ekspansi atas perwujudan teknologi buatan mereka ke dunia maya yang diistilahkan sebagai Cyberspace contohnya founder dari Facebook yaitu Mark Zuckerberg, tujuan awalnya ia hanya ingin mempermudah komunikasi dengan rekannya yang berada jauh terpisahkan oleh letak geografis sehingga ia membangun sebuah Social Network yang sifatnya tertutup dan hanya untuk keperluan perkuliahan saat itu namun tidak disangka menyebar ke seantero dunia hingga saat ini.

           

Terkait dengan fenomena Mencari Tuhan-Tuhan Digital menandakan bahwa perkembangan Cyberspace telah mempengaruhi kehidupan manusia tidak terkecuali dalam aspek keagamaan, saat ini banyak orang lebih banyak menghabiskan waktu untuk berselancar didunia maya untuk keperluan pekerjaan hingga bersosialisasi dengan orang lain. Tanpa mereka sadari mereka telah masuk ke dalam “Lingkaran Setan”, mereka sibuk mencari ketenangan dan kenyamanaan melalui dunia maya dan hal itu menjadi alasan pembenaran bagi mereka, dengan kata lain mereka telah men-Tuhankan dunia maya melalui alam bawah sadar (unconsciousness). Banyak pula yang mempropagandakan suatu ajaran-ajaran tertentu kepada khalayak untuk masuk ke dalam Religion Circle mereka sebagai sarana komunikasi.

           

 

Gambar: http://www.imgrum.org/user/aisck/296748666


Kesimpulannya, saya pribadi tidak memungkiri bahwa saya juga telah terpengaruh oleh salahsatu bentuk modernisasi tersebut namun setidaknya banyak pencerahan yang telah saya terima melalui tugas ini agar lebih bijak dalam menggunakan Internet, memposisikan Internet sebagai substitusi alternatif dalam segala aspek kehidupan.